The Gulf Engineering Forum (sekarang dikenal sebagai Gulf Engineering Union) kembali digelar dalam edisi ke‑26 dengan tema sangat penting: “Energy Transition Challenges” atau tantangan dalam transisi energi. Acara ini diadakan dari 11 hingga 13 Februari 2025 di Gulf Convention Center, Bahrain, bersamaan dengan konferensi dan pameran tentang manajemen energi—sebuah platform utama untuk mempertemukan insinyur dan profesional dari seluruh kawasan GCC.

Menyatukan Talenta Teknikian Terkemuka

Forum ini diselenggarakan atas kolaborasi Rapat Masyarakat Insinyur Bahrain bersama Gulf Engineering Union, WFEO (World Federation of Engineering Organizations), dan SPE (Society of Petroleum Engineers) sebagai sponsor teknis. Diresmikan oleh His Excellency Shaikh Khalid bin Abdulla Al Khalifa, forum ini menghadirkan tokoh-tokoh penting seperti Dr. Kamel Ben Naceur (Chairman DAMORPHE & CEO Nomadia Energy, Abu Dhabi), Prof. Mohan Kelkar (University of Tulsa), serta Hesham Zubari (Chief AI & Innovation Officer, Dragon Oil) .

Agenda & Fokus Utama

Diskusi dan presentasi selama forum berpusat pada pemanfaatan teknologi inovatif untuk mengatasi tantangan besar dalam transisi energi, termasuk pengelolaan dan penggunaan energi secara efisien, desain sistem berkelanjutan, serta adopsi solusi ramah lingkungan. Selain konferensi, terdapat pula pameran yang menampilkan solusi dan produk mutakhir dalam sektor energi .

Latar Belakang Forum Tahunan GCC

Sejak pendiriannya pada April 1997 di Kuwait, Gulf Engineering Union (sebelumnya Gulf Engineering Forum) telah menjadi wadah penting bagi pertukaran pengetahuan antar profesional teknik dari seluruh negara GCC. Forum ini menjadi ajang dialog strategis untuk menjawab tantangan di masa depan, serta mendorong kerja sama teknis di kawasan. gulfengineeringcouncil.org

Edisi tahun 2024 (yang ke-25) berlangsung di Dubai, Uni Emirat Arab, pada tanggal 7–8 Februari dengan tema “Smart Engineering for a Sustainable Future.” Fokus utama mencakup infrastruktur pintar, sistem otonom, bioengineering, dan keamanan siber, yang menunjukkan evolusi tema forum sesuai tren global. Workshop dan presentasi dibawakan oleh tokoh seperti Presiden WFEO serta pakar internasional lainnya .

Menghadapi Tantangan Energi Masa Kini

Transisi energi adalah agenda global—GCC sebagai rantai negara kaya energi, kini bersiap menghadapi perubahan drastis dalam permintaan, regulasi, dan teknologi. Forum ke‑26 memberikan panggung untuk membahas:

  • Solusi energi terbarukan dan efisiensi energi
  • Inovasi dalam desain sistem industri dan infrastruktur
  • Penerapan AI dan otomasi di sektor energi (diwakili oleh pembicara seperti Hesham Zubari)
  • Sinergi antara sektor publik dan swasta dalam merumuskan strategi energi masa depan

Relevansi & Harapan ke Depan

Momentum ini menjadi tonggak penting bagi seluruh negara GCC dalam memperkuat solidaritas teknis dan memetakan strategi yang menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Diskusi dari forum diyakini akan menginspirasi adopsi teknologi bersih dan bentuk regulasi yang mendukung transisi energi secara inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.


Kutipan Keseluruhan

  • Forum ke‑26 berlangsung 11–13 Februari 2025 di Bahrain dengan tema “Energy Transition Challenges”
  • Kolaborasi antara Bahrain Society of Engineers, Gulf Engineering Union, WFEO, dan SPE, dipimpin peresmian oleh Sheikh Khalid bin Abdulla Al Khalifa
  • Tema sebelumnya edisi 2024: “Smart Engineering for a Sustainable Future” di Dubai, dengan fokus infrastruktur pintar dan teknologi masa depan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *